Seperti dikutip dari situs Mashable, santer beredar kabar tentang rencana perusahaan milik Mark Zuckerberg itu untuk mengakuisisi atau melakukan kerja sama usaha dengan penyedia layanan VoIP ternama, Skype.
Kabar itu datang dari dua sumber terpercaya. Satu di antaranya mengatakan bahwa Facebook berencana membeli Skype dengan kisaran harga antara US$3 miliar - US$4 miliar (Rp25,6 triliun - Rp34 triliun).
IPO Skype yang ditunda hingga pertengahan tahun ini, kabarnya hanya akan mampu menghimpun dana segar yang berkisar antara US$1 miliar.
Sementara sumber Reuters mengatakan, pembicaraan antara keduanya mengarah pada pembentukan usaha bersama (joint venture), bukan akuisisi.
Namun, di pihak lain, musuh Facebook, Google, juga tengah melakukan penjajakan awal dengan Skype, untuk melakukan perjanjian joint venture.
Skype dan Facebook, selama ini bukan perusahaan yang asing satu sama lain.
Oktober tahun lalu, Skype merilis software versi 5.0 untuk Windows, yang juga memasukkan tab Facebook sehingga pengguna bisa melakukan chat dan melakukan panggilan kepada teman-teman yang berada di daftar teman di Facebook, melalui Skype. Dan aktivitas ini juga akan tercatat secara otomatis, pada newsfeed atau kabar berita di Facebook.
Vivanews
Artikel Terkait:
- Seorang Hacker Jadi Polisi Internet
- Jenis Jenis Bisnis Online | Internet
- Cara Internetan Pakai Antena Parabola
- Warnet Terancam Karena Paket Internet Murah
- Pengertian Google Sandbox | Solusi
- Social Bookmarking Digg Akan Berubah Tampilan
- Layanan Sosial Baru Google Me
- Google Chrome Lebih Populer Dari Apple Safari
- Caffeine Untunk Meningkatkan Kualitas Pencarian Google
- Mesin Pencari China Baidu Digugat Profesor
- Situs Jejaring Sosial Lebih Populer dari Mesin Cari
- Browser Safari 5 Lebih Ngebut 30℅
- Peredaran Video Porno Sulit Dibendung ISP
- Pentingnnya Menerapkan SEO | Google
- Turki Memblokir Google Atas Nama Hukum